MAKANAN SEHAT DARI PINGGIR RUMAH Featured

Ditulis Oleh | Jumat, 03 Agustus 2018 05:33 | Dibaca : 110 Kali | Terakhir Diperbaharui : Jumat, 03 Agustus 2018 06:08
Lurah Oepura memberikan arahan tentang Tujuan Kelurahan Bina Gizi Lurah Oepura memberikan arahan tentang Tujuan Kelurahan Bina Gizi

Hari ini Puskesmas Sikumana melaksanakan Kegiatan Penggalangan Kebun Gizi tingkat Rumah Tangga di Kelurahan Oepura RT 7 Rw 3 yang dibuka oleh Lurah Oepura.


Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan inovasi Puskesmas Sikumana yaitu  Kelurahan Oepura sebagai Kelurahan Bina Gizi yang telah dilakukan sosialisasinya pada Bulan Mei 2018. Kali ini Puskesmas Sikumana bermitra dengan Komunitas Kupang Batanam yaitu gabungan anak muda Kota Kupang yang bertujuan memberi KIE kepada masyarakat tentang cara-cara bercocok tanam yang benar di pekarangan rumah.  Menurut Zadrak Mengge, Ketua Komunitas Kupang Batanam ada banyak  keuntungan bercocok tanam di rumah antara lain : memanfaatkan halaman sendiri, bebas dari pupuk kimia,  menyediakan pangan yang bervariasi sesuai dengan keinginan keluarga tersebut, tidak membutuhkan  biaya yang besar dan memanfaatkan barang –barang bekas sebagai media tanam sehingga tidak menjadi sampah .

Ada banyak hal yang dipelajari dari anggota-anggota Komunitas Kupang batanam yang merupakan Penyuluh Lapangan Pertanian antara lain

  1. Persiapan lahan ( tanah dicampur dengan sekam padi yang telah dibakar dengan perbandingan 1 :1)
  2. Persiapan media persemaian ( bisa dari bekas rak telur atau gelas aqua)
  3. Waktu persemaian yang berbeda-beda dari setiap benih
  4. Teknik Penyiraman dan perawatan
  5. Teknik pembuatan pupuk cair dari limbah organik rumah tangga seperti batang sayur, air cucian beras, air kelapa dan juga menambahkan EM4 atau Mikroba pengurai sehingga mempercepat waktu pembusukan, jadi dalam waktu 2 minggu pupuk cair tersebut sudah bisa digunakan)

Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kader-kader Posyandu Kelurahan Oepura, Warga RT 7 dan juga Ibu Balita Gizi Kurang dan Gizi buruk. Diakhir kegiatan ini tiap peserta diberikan stimulus berupa benih tanaman (bayam, sawi, tomat dan kangkung), pupuk organik (campuran dari kotoran sapi, sekam padi  yang telah dicampur) dan juga media tanam.

F.X.Emansipura sebagai Penanggungjawab Program Gizi menegaskan bahwa pada waktu kunjungan rumah bayi/balita gizi buruk juga akan dilakukan monitoring  kebun Gizi tingkat rumah tangga ,karena itu diharapkan Ibu dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di rumah sehingga dapat meningkatkan upaya perbaikan Gizi keluarga dengan bahan –bahan pangan yang dipetik sendiri dari pekarangan rumah. Sedangkan bagi kader dapat melakukan kebun gizi di posyandu sehingga dapat dijadikan contoh bagi  Posyandu lain dan juga dapat berbagi pengalaman tentang cara bercocok tanam yang benar kepada ibu –ibu bayi atau balita pada waktu Posyandu. Dengan demikian adanya Kebun Gizi ini dapat berdampak pada rendahnya prevalensi Gizi Buruk di wilayah kerja Puskesmas Sikumana khususnya di Kelurahan Oepura (LB)

Regina Elesley Boru, SKM

Admin Website, Sanitarian di Puskesmas Sikumana sejak tahun 2004 hingga sekarang.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Beri Komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.